Turki tegaskan akan segera buka kantor kedutaannya di Yerusalem Timur

Turki tegaskan kembali akan buka kantor kedutaan di Yerusalem Timur

Turki tegaskan akan membuka kantor kedutaannya di kota Yerusalem Timur, hak ini langsung diungkapkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Para petinggi negara Islam yang bergabung didalam OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) melakukan perjumpaan yang dilakukan di Istanbul. Pada perjumpaan tersebut telah diambil putusan dengan mengakui Yerusalem Timur menjadi ibu kota dari Palestina.

Hal ini dilakukan sebagai reaksi atas putusan sepihak Amerika Serikat

Putusan ini dilakukan sebagai bentuk pertentangan dari Amerika Serikat yang memgumumkan jika Yerusalem menjadi Ibu Kota Israel.

Dalam pernyataannya Recep Tayyip Erdogan mengatakan negara OKI deklarasikan Yerusalem Timur adalah ibu kota Palestina. Dan beliau memberitahukan saat ini belum akan buka kantor kedutaan di Yerusalem Timur karena kota tersebut masih terjajah.

Hal ini dia ungkapkan ketika melakukan perjumpaan dengan partai yang dikendalikannya, yaitu  Partai Keadilan dan Pembangunan di Provinsi Karaman. Namun Recep Tayyip Erdogan dengan tegas mengatakan akan segera membuka kantor kedutaan disana.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu ungkapkan rencana ankara buat buka kantor duta besar di Yerusalem timur. Ini beliau nyatakan satu hari sesudah diadakannya perjumpaan tingkat tinggi OKI yang menentang rencana AS yang akan pindahkan kantor dutanya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Baca Juga : Guru di AS diringkus setelah bercinta dengan muridnya sendiri, gila!!!!

Cara unilateral yang dilakukan Presiden Donal Trump pada 6 Desember kemarin mengakibatkan terjadinya keributan di kawasan Palestina. Bukan hanya di Palestina saja, aksi untuk menentang putusan tersebut hampir dilakukan di berbagai negara.

Salah satunya di Indonesia yang melakukan aksi bela Palestina yang dilakukan kemarin (17-12-2017). Aksi ini dilakukan sebagai respon atau reaksi untuk menentang putusan yang diambil sepihak oleh Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Putusan Trump ini berdasarkan pada Undang-Undang yang diresmikan pada rapat pada tahun 1995 yang lalu. Namun selama ini ketika presiden Amerika keluarkan keputusan penangguhan pemindahan kantor dubes untuk hindari semakin buruknya perselisihan di Timteng (Timur Tengah).

Berita terkait berpindahnya kantor dubes Amerika tersebut sudah picu kecemasan di muka bumi ini. Beberapa negara, salah satunya Indonesia lihat cara yang mungkin dipakai pemerintah Trump dapat buat rusak upaya perdamaian antara Israel dengan Palestina yang sudah berjalan lama.

 

 

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian