Trump sebut sudah saatnya bagi Iran buat lakukan perubahan

Trump sebut sudah waktunya Iran untuk lakukan perubahan

Trump sebut sudah waktunya terjadi perubahan di Iran, sebab warga Iran telah bosan terhadap rezim yang memegang kendali saat ini. Hal ini diungkapkan Trump saat mengomentari terkait unjuk rasa yang terjadi di Iran.

Dalam sosial medianya, Trump menyebutkan jika pemerintahan Iran sudah merampas warganya sendiri. Merampas yang dilakukan bukan hanya berupa materi, namun juga kebebasan bicara serta hak asasi manusia.

Trump menilai pemerintahan yang berkuasa banyak melakukan korupsi

Gelombang demonstrasi anti-pemerintahan ini diakibatkan masyarakat yang tidak puas dengan pemerintahan saat ini yang dinilai banyak lakukan kecurangan. Kecurangan yang dimaksudkan Trump ialah dinilai adanya praktik rasuah dan melemahnya ekonomi di negara tersebut.

Aksi ini dinilai menjadi demonstrasi terbesar setelah yang terjadi pada tahun 2009 yang mempermasalahkan terpilihnya lagi Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Aksi yang terjadi pada hari Sabtu pada nyatanya tepat dengan aksi yang didukung semua Republik Islam buat tandai penindasan pada keributan 2009. Seluruh aktivitas masyarakat pro-pemerintahan dilakukan di Teheran serta  Masyhad. Aksi tersebut digelar di 1.200 kota serta kota di seluruh negara.

Baca Juga : Iran peringati Trump jangan sebarkan fitnah yang tidak berguna

Sekitar 52 orang diringkus di kota Mashad pada kejadian tersebut, pada hari perdana aksi tersebut yang juga berlaku diberbagai lokasi lainnya. Banyak laporan terkait demonstrasi damai oleh warga Iran dalam mengecam korupsi didalam pemerintahan.

Bukan hanya itu informasi yang diterima telah terjadi pemakaian dana anggaran dalam negeri untuk danai para teroris. Selain itu ketidakpuasan dengan pemerintah dikarenakan meningkatnya angak pengangguran.

Pengangguran meninggi serta inflasi per tahun jalan pada kisaran 8 persen, hingga bahan pokok yang hilang yang mengakibatkan naiknya harga bahan makanan di negara tersebut.

Wakil Presiden Pertama Iran Eshaq Jahangiri  menilai partai oposisi pemerintah di balik para pengunjuk rasa yang tersebut masih berjumlah banyak sampai dengan 29 Desember.

Beliau menyebutkan unjuk rasa yang terjadi belakangan ini dilakukan bukan hanya terkait dengan hal perekonomian, namun ada rencana lainnya. Dirinya mengatakan hal ini tidak akan berhasil.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian