Sukmawati Soekarnoputri akhirnya minta maaf terkait puisi yang dibacanya

Spread the love

Sukmawati Soekarnoputri akhirnya minta maaf dan mengaku tidak ada niat hina umat Islam

Sukmawati Soekarnoputri, Putri Proklamator Bung Karno pada akhirnya buka suara serta lakukan klarifikasi tentang puisi berjudul Ibu Indonesia. Yang pada akhirnya mengundang reaksi orang-orang terutama umat Islam.

Beliau menyebutkan, puisi itu dibacakan dalam acara 29 tahun Anne Avantie Berkarya di arena Indonesia Fashion Week 2018. Yang sesuai sama topik pagelaran baju yaitu cultural identity yang disebut pandangan pribadi jadi seniman. Serta budayawan yang murni karya sastra Indonesia.

” Saya mewakili pribadi, tak ada niatan untuk mengejek umat Islam Indonesia dengan puisi Ibu Indonesia, ” tutur Sukmawati waktu jumpa persnya

Dalam kesempatan tersebut, Sukmawati mengakui bersukur di besarkan jadi muslimah dari keturunan Bung Karno yang disebut tokoh Muhammadiyah. Serta Juga tokoh yang memperoleh titel dari Nahdlatul Ulama jadi Waliyul Amri Ad Dharuri Bi Assyaukah atau pemimpin pemerintahan di masa darurat yang kebijakan-kebijakannya mengikat dengan de facto dengan kekuasaan penuh.

Baca Juga : Mengalami Hirsutisme Pada Tubuh Ketahuilah Penyebabnya

Menurut dia, puisi Ibu Indonesia adalah sisi puisi yang ditulisnya dari himpunan puisi yang diterbitkan mulai sejak 2006. Puisi itu dinilainya sisi dari refleksi serta keprihatinan dianya mengenai pikiran kebangsaan yang dirangkum hanya untuk menarik perhatian anak-anak bangsa tidak untuk melupakan jati diri Indonesia asli.

” Puisi itu juga saya catat jadi bentuk dari usaha mengekspresikan dari lewat ‘suara kebudayaan’ sesuai sama topik acara. Saya juga tergerakkan oleh harapan untuk makin mengerti orang-orang Islam Nusantara yang Berkemajuan seperti harapan Bung Karno, ” ungkap dia.

Sukmawati menjelaskan, gagasannya mengenai Islam yang dia anggap agung, mulia, serta indah. Menurut dia, puisi itu ditulis sebagai bentuk penghormatan dianya pada Ibu Pertiwi yang demikian kaya dengan kebiasaan kebudayaan dalam susunan orang-orang Indonesia yang demikian berbineka, namun masih tetap tunggal ika.

” Tetapi, karna karya sastra dari puisi Ibu Indonesia ini sudah memantik pro-kontra di beberapa kelompok, baik pro serta kontra terutama dikalangan umat Islam, dengan adanya ini dari lubuk hati yang terdalam, saya minta maaf lahir serta bathin pada umat Islam Indonesia terutama untuk yang terasa tersinggung serta berkeberatan dengan puisi Ibu Indonesia, ” katanya.

Baca Juga : Inilah tanda-tanda jika seseorang telah terkena gejala stroke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian