Setelah 40 tahun bayi yang diculik bertemu kembali dengan keluarganya

Spread the love

Setelah 40 tahun lamanya, bayi yang diculik akhirnya bertemua kembali dengan keluarganya

Setelah 40 tahun seseorang wanita yang di ambil dari ibunya saat bayi di Argentina pada akhirnya berjumpa balik dengan keluarganya.

Wanita bernama Adriana itu teridentifikasi jadi bayi yang hilang sesudah melakukan tes DNA. Hasil tes tunjukkan DNA Adriana pas dengan DNA keluarga orang tuanya yang hilang waktu pemerintahan militer Argentina masih tetap berkuasa.

Pertemuan ini atas bantuan satu lembaga di Argentina

Reuni keluarga itu dapat berlangsung karena pertolongan grup Grandmothers of the Plaza de Mayo. Adriana adalah anak ke-126 yang diketemukan Grandmothers yang mempunyai misi menolong beberapa korban Perang Kotor.

Waktu konferensi pers , Adriana menerangkan, waktu orangtua yang membesarkan dia wafat dunia, dia di beri tahu oleh seorang kalau dia bukanlah anak biologis mereka.

Grandmothers mempunyai misi mencari bayi-bayi yang dicuri di Argentina. Adriana lakukan tes DNA, tapi sesudah empat bln. masih tetap belum juga temukan DNA yang pas di basis data. Grandmothers selalu mencari beberapa kerabat yang hilang atau dibunuh oleh rezim militer Argentina.

Tetapi beliau pada akhirnya memperoleh telepon dari Komisi Nasional untuk Hak Jati diri (CONADI) yang menerangkan kalau mereka mempunyai info perlu serta mesti menerangkan segera. Adriana selekasnya pergi ke kantor CONADI serta memperoleh info dia yaitu putri Violeta Ortolani serta Edgardo Garnier.

Baca Juga : Bandara berikut ini dinilai paling menarik dan menakjubkan di dunia

Pasangan Violeta Ortolani serta Edgardo Garnier berjumpa waktu kuliah tehnik di Kota La Plata, tempat mereka aktif dalam grup mahasiswa sayap kiri. Ortolani ditahan militer pada Desember 1967 waktu dia hamil delapan bulan. Adriana lahir di tahanan pada Januari 1977. Garnier ditahan satu bulan lalu waktu dia mencari Ortolani serta anaknya.

Mulai sejak waktu itu, Violeta Ortolani, 23, serta Edgardo Garnier, 21, tidak sempat tampak sekali lagi. Mereka berdua adalah salah satu dari 30. 000 orang yang hilang sepanjang rezim militer Argentina berkuasa.

Ibu Garnier tidak sempat berhenti mencari cucunya yang hilang. Dia sudah jadi tokoh perlu di Grandmothers of the Plaza de Mayo.

Ibu Garnier tidak dapat ada dalam konferensi pers, tapi Adriana sudah bicara dengannya lewat telepon. Adriana mengatakaan Ibu Garnier sosok yang cantik didalam serta luar. Dan mempunyai kepribadian baik. Cinta lebih kuat dibanding tidak suka, senantiasa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *