Ribuan warga China saksikan secara langsung 10 orang dihukum mati

Spread the love

Ribuan warga China melihat secara langung pelaksanaan hukuman mati ditempat umum

Ribuan warga China sudah datang ke satu stadion, akan tetapi mereka datang bukan buat saksikan sebuah pertandingan olahraga. Namun mereka hadir ke stadion tersebut untuk melihat 10 orang yang akan jalani hukuman mati.

Bukan hanya orang dewasa saja, namun anak-anak juga hadir dalam eksekusi tersebut. Hukuman diberikan kepada mereka yang telah lakukan bermacam kejahatan, seperti pembunuhan, perdagangan narkoba sampai  perampokan.

Pelaksanaan ini bukan yang pertama terjadi di negeri “Tirai Bambu”

Pada satu adegan yang hampir tidak serupa dengan proses hukum yang ada di pengadilan. 12 tersangka diarak di dekat lintasan dalam stadion dengan keadaan digari. Semua tersangka dilihat sekitaran ribuan orang dari bangku penonton.

Seluruh tersangka itu berdiri di podium saat dibcakan vonis mati didalam stadion. Gambar serta rekaman kejadian tersebut sudah beredar ramai di medsos.

Pada satu rekaman memperlihatkan satu narapidana masuk di belakang truk polisi, kemuadian narapidana lainnya ada di belakang kamera. Dalam peristiwa ini nampak banyak pihak keamanan disiapkan didalam stadion.

Peristiwa ini terjadi di Lufeng, Provinsi Guangdong selatan, Sabtu kemarin. Semua warga  memang diminta ke stadion untuk saksikan pengadilan terbuka tersebut. Bahkan diantara banyaknya penonton terlihat masih ada yang memakai baju sekolah.

Baca Juga : Amerika Serikat sebut penolakan status Yerusalem adalah penghinaan

Informasi yang diterima, ketika jalannya persidangan, terlihat banyak slogan yang promosikan kampanye nasional buat berantas kejahatan, pembunuhan, perampokan dan narkoba.

Lufeng City merupakan kota yang jadi produksi  methamphetamine paling besar di negeri Tirai Bambu tersebut. Kota tersebut menjadi target utama dalam memerangi narkoba yang diprioritaskan pemerintahan China.

Pihak keamanan Provinsi Guangdong menyita 10,4 ton narkoba selama 10 bulan pada awal tahun 2017. Pernyataan ini disebutkan petinggi Anti-Narkoba Provinsi Guandong. Sekitar 16.000 pelaku diringkus dalam operasi tersebut.

Peneliti China untuk Amnesty International, William Nee kecam dengan adanya pengadilan yang dilakukan secara terbuka ini. Salah satunya dengan melakukan eksekusi di hadapan banyak orang.

Peristiwa ini bukanlah yang pertama kali dilakukan di China. Hal yang sama juga dilakukan 6 bulan yang lalu. 18 tersangka diberikan hukumnan disebabkan kejahatan yang mereka lakukan. Dan 8 terdakwa dihukum mati.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *