Pria Inggris di penjara karena serang warga muslim dengan binatang

Spread the love

Pria Inggris lakukan serangan dengan anjing terhadap warga muslim

Pria inggris berurusan dengan pihak kepolisian dan saat ini telah di penjara dikarenakan melakukan serangan terhadap warga muslim dengan anjing.

Pelaku melakukan serangan ini dengan anjing peliharaannya dan kini harus menjalani hukuman selama 2,5tahun dengan tuduhan lainnya, lakukan rasis.

Pelaku yang bernama Jakub Wendland32 bawa binatang peliharaannya ketika berpapasan dijalan dengan Bakhtshireen Rehman. Korban yang saat itu baru melakukan aktivitas ibadah dan dalam perjalanan pulang kerumahnya.

Pelaku dihukum dengan tuduhan lain, yaitu melakukan perbuatan rasis

Pelaku mulanya meminta bantua kepada Rehman untuk menolongnya buka 1 botol bir. Korban tidak penuhi keinginan pelaku dengan alasan jika bir merupakan hal yang dilarang dalam agamanya.

Disaat korban tidak penuhi keinginannya, pelaku melakukan hal rasisi dengan menyebutnya Muslim Kurdi dan menyerang korban dengan anjingnya. Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka yang sangat serius akibat gigitan anjing tersebut.

Baca Juga : Korea Utara samakan Amerika Serikat seperti binatang yang haus darah

Setelah kejadian dan masih didaerah tersebut, pelaku juga melakukan hal yang sama terhadapt wanita muslim. korban yang bernama Sundus Mirza mengalami hal yang sama dengan Bakhtshireen Rehman.

Pelaku memerintahkan anjingnya untuk lakukan serangan kepada korban.Pelaku perintah anjingnya sambil menyrukan jika korban merupakan pembunuh.

Sundus Mirza berlari sambil menjerit minta bantuan. Korban kemudian hubungi petugas keamanan dan pelaku akhirnya ditangkap dalam keadaan tidak sadar. Pelaku juga melakukan hal yang tidak terpuji dengan membuang ludah pada polisi dan mengatakan akan bunuh semua orang.

Lembaga hukum Manchester memutuskan jika pelaku telah lakukan hal yang berbahaya atas keselamatan orang dan gangguan didepan umum. hakim menyatakan jika pelaku melakukan perbuatan yang sangat berbahaya dan lakukan serangan yang berbau rasis.

Sebagai hukuman tambahan, pelaku akan diperintahkan untuk tidak mempunyai binatang peliharaan lagi dan melakukan serangan pada pihak berwajib.

Salah satu anggota Crown Prosecution Service yang bertugas tangani segala perbuatan jahat dan rasisme mengusulkan jika masalah ini merupakan kejahatan yang besar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *