Presiden Rusia Mengeluarkan Ancaman Usir 155 Diplomat AS Lainnya

Spread the love

Presiden Rusia Mengeluarkan Ancaman

Seiring semakin meningkatnya ketegangan antara Rusia dengan AS, presiden Rusia mengeluarkan ancaman untuk usir 155 diplomat AS lainnya. Setelah presiden Vladimir Putin mengusir 755 diplomat Washington, kini mengeluarkan sebuah statement yang mengejutkan.

Presiden Rusia Mengeluarkan Ancaman

Putin mengatakan bahwa jumlah diplomat AS di Moskow tidak sebanyak 455 personel. Untuk permasalahan paritas, anggota diplomat Amerika seharusnya dibawah dari angka tersebut. Putin juga menyerempet masalah paritas dari jumlah diplomat kedua negara setelah presiden Donald Trump menutup tiga fasilitas diplomatik Rusia.

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, presiden Rusia melakukan pemangkasan jumlah anggota diplomat AS di Rusia menjadi 455 personil. Putin beralasan bahwa penempatan jumlah diplomatik AS merupakan ketidakseimbangan karena staf diplomatik AS bekerja pada PBB bukan pada AS.

Putin menambahkan bahwa anggota diplomatik mereka bekerja di organisasi internasional. Sedangkan kantor PBB yang berlokasi di New York merupakan keinginan dari Amerika Serikat itu sendiri yang menjanjikan operasi yang benar.

Ketegangan antara kedua negara ini sudah berlangsung sejak pemerintahan Presiden Barack Obama dengan alasan Rusia ikut campur dalam pemilu presiden tahun 2016. Dalam hal ini, pemerintah Obama mengusir 35 diplomat Moskow.

Hal tersebut membuat presiden Rusia, Vladimir Putin merasa panas dan berniat untuk melakukan pembalasan. Dengan muncul undang-undang penjatuhan sanksi terhadap Moskow, Putin langsung menjalankan rencana pembalasan terhadap AS.

Pada saat itu Washington menyatakan beberapa tuduhan terhadap Moskow tanpa terkecuali tentang intervensi krisis Ukraina dan Suriah. Hal ini membuat presiden Rusia tidak bisa tinggal diam dan melakukan pengusiran diplomat AS dari Rusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *