Prabowo minta segera cari tahu dan pecat pembakar sekolah di Kalteng

Spread the love

Prabowo Subianto perintahkan segera usut tuntas tersangka yang melakukan pembakaran sekolah

Prabowo, Ketua Umum partai Gerindra memerintahkan supaya usut dalang dan pelaku yang melakukan pembakaran terhadap 7 sekolah di Palangkaraya, Kalteng.

Ini dilakukan oleh salah satu anggota DPRD Kalimantan Tengah yang diketahui bernama Yansen Binti yang tercatat sebagai politisi dari Gerindra.

Wenny Warouw, Ketua DPP Partai Gerindra menyampaikan jika ketum meminta segera pecat anggota yang terlibat masalah ini dan tidak ada toleransi.

Sampai saat ini belum diketahui motif dibalik pembakaran 7 sekolah di Kalimantan Tengah

Beliau juga menyatakan tersangka akan segera dikeluarkan dari partai Gerindra dengan statusnya ini. Yansen Binti saat ini telah menyandang status tersangka. Tapi hal ini akan diusut tuntas terlebih dahulu sebelum dikeluarkan putusan dari partai.

Jika Yansen Binti dipecat dikarenakan untuk jaga nama baik partai dan hal yang dilakukan dinilai perbuatan yang sangat keji. Lebih lanjut lagi, partai telah memutuskan jika tidak akan berikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada Yansen Binti.

Wenny Warouw juga menyampaikan jika tersangka harus menjalani dan menghadapi apa yang telah dia lakukan.

Saat ini Polri telah tetapkan status tersangka kepada semua pelakunya yang diperkirakan mencapai 9 orang. Semua pelaku saat ini sudah berada di POlda Metro Jaya untuk mempertanggung jawabkan perbuatan yang mereka lakukan.

Pihak Mabes Polri yang diwakili Kombes Martinus Sitompul menyatakan tindakan tersangka lakukan ini karena mengharapkan perhatian dari Gubenur Kalteng. aneh juga ya.

Baca Juga : Wanita Transgender Ingin Menjual ‘Keperawanan’ Sebesar Rp 261 Juta

Namun hal ini tidak begitu saja dipercayai oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian akan mencari keterangan dari pelaku lainnya untuk menguak motif dibalik kejadian ini.

Seperti diketahui jika Yansen Binti memiliki peran yang besar dalam kejadian ini. Salah satunya menyediakan uang hingga merekrut orang untuk menjalani aksi tersebut.

Banyak kalangan menilai jika masalah ini ada kaitannya dengan kerjaan yang ada di Kalimantan Tengah.

Pihak kepolisian sudah memberikan pernyataan jika perisriwa tersebut merupakan perbuatan kriminal dan para pelaku akan mendapatkan hukuman maksimal 5 tahun.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *