Pengembangan Otak Anak Dan Keterampilannya Ini Dia

Pengembangan Otak Anak Dan Keterampilannya Ini Dia

Homeschooling atau mengirim anak-anak ke rumah, sering dikritik. Salah satunya adalah tentang pengembangan keterampilan sosialisasi anak, karena homeschooling dianggap membuat tidak memiliki teman sebanyak-banyaknya. Pengembangan Otak Anak Dan Keterampilannya Ini Dia !

Tidak seperti anak-anak yang bersekolah secara umum, anak-anak homeschooling menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dengan keluarga.

Homeschooling Berpengaruh Terhadap Perkembangan Anak Ketahuilah

Sosialisasi Anak-anak Homeschooling
Penelitian menunjukkan, anak-anak homeschooling masih memiliki kemampuan untuk bersosialisasi, yang dapat dinilai dari perilaku. Nilai-nilai martabat yang dimilikinya, dan motivasi yang diperlukan untuk berperan aktif sebagai anggota masyarakat. Bahkan dari penelitian, pengalaman sosialisasi anak-anak homeschooling lebih dari cukup.

Di sisi lain, sosialisasi yang terjadi disekolah tidak selalu menjamin seorang anak akan memiliki kemampuan untuk bersosialisasi.

Sosialisasi yang baik harus didukung oleh pengembangan perilaku positif, seperti menghormati pendapat yang berbeda, rasa tanggung jawab.

Masih berdasarkan penelitian, adalah mungkin bahwa homeshooling lebih berguna dalam mengembangkan keterampilan sosial. Pada beberapa anak daripada di sekolah konvensional, berdasarkan indikator berikut :

  • Anak-anak mengalami kualitas persahabatan di masa kecil
  • Lebih sedikit masalah atau gangguan perilaku selama masa remaja
  • Keterbukaan terhadap pengalaman baru di universitas
  • Keterlibatan dalam masyarakat sebagai orang dewasa

Namun, yang tidak kalah pentingnya adalah peran orang tua dalam mengajarkan sosialisasi pada anak-anak homeschooling. Dibandingkan dengan guru kelas, orang tua dapat lebih baik memainkan peran sosialisasi yang lebih akrab dengan kebutuhan anak-anak.

Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa kemampuan sosial anak-anak homeschooling umumnya berkembang pada saat-saat spontan atau tidak terencana. Orang tua sebagai agen sosialisasi utama anak-anak, akan membuat sosialisasi lebih sederhana dan lebih efektif.

Kegiatan Sosial Anak Homeschooling
Meski tidak bertemu dengan teman di sekolah, masih ada cara yang bisa dilakukan untuk menjaga anak homeschooling bersosialisasi, antara lain :

Anak-anak homeschooling dapat mengalami pengalaman langsung dengan objek atau lingkungan yang sedang dipelajari, seperti museum, perpustakaan umum. Mereka juga dapat menjadi sukarelawan di komunitas tertentu sesuai dengan tugas atau bidang yang mereka pelajari.

Dunia maya memungkinkan anak-anak untuk terus berinteraksi dengan anak-anak lain melalui surat elektronik, pesan singkat, telepon video, dan media sosial.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian