Pendukung Pemerintah Iran lakukan unjuk rasa tandingan

Pendukung Pemerintah Iran lakukan aksi unjuk rasa tandingan

Pendukung Pemerintah Iran gelar unjuk rasa diberbagai kota negara tersebut, hal ini sebagai aksi tandingan yang dilakukan kelompok anti pemerintah.

Para pengunjuk rasa tegaskan dukungan mereka terhadap pemerintahan Presiden Iran Hassan Rouhani. Kantor Berita FARS lapaorkan warga coba akhiri protes yang dikerjakan kelompok anti pemerintahan.

Sekumpulan massa itu digelar di kota-kota besar. Terlihat ada yang mengibarkan bendera Iran serta angkat gambar Rouhani. Unjuk rasa tandingan ini merupakan hal yang biasa dilakukan di negara tersebut.

Terdapat dua kelompok yang berbeda pendapat dalam

Apa yang terjadi selama ini di Iran selama ini tidak semua warganya satu pendapat, ada yang menilai pemerintahan melakukan kecurangan. Sedanglan sebagian warga menilai jika apa yang dilakukan pemerintah selama ini sudah benar.

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menghubungi Presiden Rouhani buat ungkapkan rasa prihatinterkait situasi di Iran saat ini. Dirinya meminta kepada pihak yang bertikkai untuk menahan diri. Dalam hal ini juga mereka putuskan untuk menunda kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis ke Teheran.

Bukan hanya Emmanuel Macron, Rndargon juga melakukan hal yang sama dengan melakukan komunikasi dengan Presiden Rouhani. Erdagon juga memuji cara yang dilakukan pemerintahan Iran dalam menghadapi pengunjuk rasa anti pemerintahan.

Baca Juga : Trump pastikan akan mendukung para pengunjuk rasa di Iran

Demonstrasi yang terjadi pada hari Kamis itu adalah unjuk rasa terbesar kedua sesudah keributan pro reformasi yang terjadi di tahun 2009 lalu.

Sekitar 450 orang diringkus dan 20 orang meninggal pada kejadian tersebut, pada hari perdana aksi tersebut yang juga berlaku diberbagai lokasi lainnya. Demonstrasi tersebut diberitakan sampai ke ibu kota Iran.

Gedung Putih menyebutkan jika banyak laporan terkait demonstrasi damai oleh warga Iran dalam mengecam korupsi didalam pemerintahan. Bukan hanya itu informasi yang diterima telah terjadi pemakaian dana anggaran dalam negeri untuk danai para teroris.

Gedung Putih menilai semestinya pemerintahan Iran menghargai hak warganya, salah satunya didalam mengeluarkan pendapat mereka. Gedung Putih juga melihat pemerintahan yang sekarang sangatlah fanatik.

Pendukung Pemerintah Iran lakukan aksi unjuk rasa tandingan

AS mengatakan jika apa yang terjadi di Iran kemarin tidak luput dari pandangan dunia Internasional dan tindakan yang dilakukan Iran dapat kecaman dunia.

Donald Trump sudah lama mengamati tindakan Iran karena selama ini Iran dinilai telah langgar perjanjian Internasional terkait rancangan nuklir.

Heather Nauert, juru bincang Kementerian Luar Negeri AS juga memberikan pendapat terkait apa yang terjadi di Iran. Dirinya menyatakan Washington mengutuk pemerintah Iran yuang meringkus para demonstran yang dilakukan dengan damai. Beliau meminta seleuruh dunia buat dukung warga Iran serta tuntutan warga atas hak-hak dasar dan penumpasan korupsi.

Wakil Presiden Pertama Iran Eshaq Jahangiri  menilai partai oposisi pemerintah di balik para pengunjuk rasa yang tersebut masih berjumlah banyak sampai dengan 29 Desember.

Beliau menyebutkan unjuk rasa yang terjadi belakangan ini dilakukan bukan hanya terkait dengan hal perekonomian, namun ada rencana lainnya. Dirinya mengatakan hal ini tidak akan berhasil.

 

 

 

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian