Pemprov DKI Jakarta mulai lakukan pembangunan rumah DP Nol Rupiah

Spread the love

Pemprov DKI Jakarta mulai tunaikan semua janji kampanye dengan bangun rumah DP Nol Rupiah

Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan pembangunan rumah DP Nol Rupiah, hal ini sebagai salah satu wujud menepati janji kampanye. Seperti diketahui, pada kampanye pilkada Jakarta yang lalu, pasangan terpilih Anis dan Sandiaga menjanjikan akan membangun rumah DP Nol Rupiah.

Anis Baswedan mengatakan janji adalah hutang yang harus dibayar!!!!!!!

Pemprov DKI mulai pembangunan kediaman vertikal ini di daerah Kelapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Total 703 unit dibangun untuk masyarakat dengan penghasilan rendah yang jadi prioritas program DP 0 Rupiah.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebutkan, pembangunan hunian vertikal kelapa vilage adalah satu bukti dari 23 yang janji kampanye dirinya bersama Sandiaga. Ketika melakukan kampanye didalam Pilkada DKI 2017 mereka berjanji akan membangun rumah dp nol Rupiah.

Anies Baswedan menyatakan ini adalah komitmen yang kalau diwujudkan dapat pengaruhi kepada proses demokrasi. Dalam artian, makin mereka yang masuk dalam proses politik langsung dengan masyarakat bisa tepati janjinya, mereka akan makin dewasakan demokrasi.

Anies berujar DP 0 rupiah ialah janji. Dirinya dan Sandi menyebutnya janji bukan rancangan. Sebab Janji harus ditepati. Jika program, nanti diakhirnya dapat ditambahin ucapan ‘mohon maaf programnya tidak dapat dilaksanakan dengan berbagai alasan A hingga Z.

Baca Juga : Balita cantik meninggal ditangan ibu kandungnya dengan cara sadis

Anies jelaskan, proses janji dimunculkan apabila ada kegiatan teknokratik serta perencanaannya yang bagus. Program DP 0 Rupiah yang dilaksanakan saat ini merupakan hasil kerjasama dari berbagai pihak serta mendapat banyak dukungan dari banyak pihak juga.

Program ini, ujar Anies, perlu buat bereskan ketimpangan yang ada di Jakarta sekarang ini. Sekarang ini yang penghasilannya baik dapat miliki akses perumahan, kredit rumah, hingga nilai aset malin meninggi.

Sedangkan yang bpenghasilannya tidak tinggi , kreditnya baru motor, sebagiannya mobil yang keduanya jelas tak mendapatkan apresiasi sebagai aset alami depresiasi.

Akhirnya, pada 10 tahun kedepan, warga yang mempunyai aset rumah, harganya tanahnya meninggi. Kemudian yang mempunyai aset kendaraan, asetnya akan semakin kecil serta ketimpangan pun berlaku dengan besar.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian