PBB berharap bantuan untuk warga Rohingya ditingkatkan lebih banyak

Spread the love

PBB berharap agar bantuan untuk warga Rohingya diperbanyak

PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) berharap jika bantuan kepada korban warga Rohingya ditingkatkan lebih banyak lagi dikarenakan banyaknya jumlah korban.

Khususnya bantuan dari dunia Internasional yang akan disalurkan kepada para korban yang mengungsi di negara Bangladesh.

George William Okoth-Obbo(staf komisaris tinggiPBB) menyatakan jika total bantuan untuk korban bertambah dengan pesat. Dengan begitu maka juga diperlukan banyak bahan makanan buat untuk para pengungsi tersebut.

PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) menyampaikan jika jumlah pengungsi akan semakin bertambah

Berdasar pada data PBB, jumlah pengungsi Rohingya yang tiba di Bangladesh sudah menjangkau 400 ribu jiwa. Jumlah itu diperkirakan selalu bertambah, mengingat masih tetap selalu berlangsungnya kekerasan di Rakhine.

Berkaitan dengan pertolongan, pemerintah Indoneia dilaporkan sudah kirim pertolongan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Pertolongan yang diantar dengan empat buat pesawat hercules itu terbagi dalam beras, tenda, selimut, baju, beberapa makanan, alat-alat mandi.

Menlu Indonesia Retno Marsudi menyebutkan bila jumlah pengungsi paling banyak di Bangladesh. Bangladesh lebih cepat merespons dalam berikan daftar pertolongan. Pertolongan juga akan diberi dengan bertahap serta bukan sekedar 1 kloter.

Pertolongan pertama dari Indonesia diantar dengan 4 pesawat hercules serta untuk kloter selanjutnya juga akan dibicarakan selanjutnya dengan jeda saatnya tidak lama.

Baca Juga : Filipina akan babat habis semua yang orang yang bergabung dengan ISIS

Sebelumnya menlu lakukan desakan kepada Myanmar dilakukannya de-eskalasi dikawasan Rakhine, hal ini dinyatakan saat pertemuan dengan Panglima Angkatan Bersenjata.

Perjumpaan dengan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Jenderal Senior U Min Aung Hlaing di Nay Pyi Daw dilakukan selama 1 jam.

Ini satu dari banyak misi yang akan dilakukan Retno selama di Myanmar, yang paling penting ialah masalah yang menimpa pada warga Rohingya di Rakhine.

Didalam perjumpaan tersebut, Retno menyatakan bahwa Jakarta dan negara lainnya cemas dengan situasi yang ada di Rakhine. Peristiwa yang terjadi telah mengakibatkan banyaknya korban jiwa yang jatuh, terluka dan kehilangan kediaman mereka.

Retno mengatakan pihak yang berkuasa (militer) harus hentikan semua keributan yang berlaku di Rakhine dan berikan lindungan terhadap semua warga, termasuk muslim Rohingya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *