Pakar hukum internasional mengatakan Kim Jong Un seharusnya diadili

Pakar hukum menilai sudah sepantasnya pemimpin Korut diadili dan dijebloskan ke penjara

Pakar hukum ternama internasional menuntut agar penguasa Korea Utara, Kim Jong Un sudah sepantasnya untuk diadili dikarenakan semua kejahatannya. Bukan hanya Kim saja tapi masih banyak pengikutnya yang pantas ditangkap karena terlibat kejahatan kemanusiaan selama ini.

Kejahatan kemanusiaan yang disangkakan ialah terhadap para tahanan politik yang telah mereka lakukan di rumah tahan punya negara komunis tersebut.

Para pembelot menjadi saksi kunci kejadian tersebut

Masalah ini dibeberkan oleh 3 ahli hukum dan mereka memiliki bukti yang didasari oleh pembunuhan yang keji termasuk pembunuhan terhadap bayi.

Sedangkan anggota  organisasi hak asasi internasional menyatakan penyiksaan kepada orang Kristen, tindakan asusila, mengugurkan kandungan dengan paksa. Selain itu meminta para tahan bekerja secara paksa yang mengarahkan kepada kematian yang tidak diketahui jumlahnya.

Informasi ini diberikan secara langusng oleh para tahan politik yang menjadi pembelot serta para pakar yang berada dirumah tahanan tersebut. Kabar yang diterima sangat mengejutkan, karena terdapat hampir 130 ribu tahanan yang berada disana.

Jika dengan adanya sokongan dari International Bar Association’s (IBA), tuntutan itu merupakan kelanjutan resmi atas pengintaian PBB pada tahun 2014.

Ketika itu pengintaian penyelidik PBB temukan alasan yang bisa diterima buat simpulkan kejahatan kepada manusia sudah dikerjakan di Korea Utara.

Baca Juga : Turki usulkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina

3 pakar itu sudah pernah menjalani tugas di pengadilan internasional pada masa lampau. Diantaranya Navi Pillay yang pernah menjabat komisaris tinggi PBB untuk hak asasi manusia. Mark Harmon yang bekerja di tribunal kepada petinggi Khmer Merah di Kamboja. Serta Thomas Buergenthal yang berhasil selamat dari penjara penyisaan Nazi ketika masih ana-anak.

Menurut mereka jika kejahatan yang dilakukan Kim dan bawahannya merupakan kejahatan kemanusian dan ini diakui secara internasional. Mereka menyatakan jika banyak narapidana merupakan anggita keluarga yang didicurigai lakukan kesalahan politik.

Kejahatan Kim dan bawahannya yang dilaporkan berupa banyaknya narapidana yang tidak diberikan makan serta lakukan aborsi dengan suntikkan oli motor kerahim wanita yang hamil.

 

 

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian