Organisasi dari China dan Korea Utara dikenakan sanksi oleh AS

Spread the love

Organisasi China dan Korut mendapatkan hukuman dari Amerika Serikat

Organisasi China serta Korea Utara dikenakan hukuman oleh Amerika Serikat karena dituduh menghambat pembatasan nuklir pada Pyongyang. Selain itu kelompok tersebut dicurigai memberika dukungan kepada Korut lewat perdagangan komoditas seperti batu bara.

Kementerian Keuangan Amerika Serikat menginformasikan hukuman itu satu hari sesudah Presiden AS Donald Trump memasukkan kembali Korea Utara kedalam daftar negara teroris.

Organisasi yang terkena dampak sanksi dari Amerika Serikat

Pemberian hukuman ini tunjukkan ada konsentrasi pemerintahan Trump untuk merugikan perdagangan pada China serta Korea Utara. Trump melihat langkah tersebut jadi kunci untuk menghambat Pyongyang yang berambisi menginginkan meningkatkan rudal yang dapat menghancurkan Amerika Serikat.

Menteri Keuangan Steven T. Mnuchin mengatakan hukuman ini juga akan meneruskan hukuman pada Korea Utara. Serta beberapa orang berkaitan, serta AS mensupport kampanye untuk mengisolasi rezim pembunuh itu.

Hukuman paling akhir memasukkan tiga perusahaan china ke daftar hitam, yakni Dandong Kehua Economy & Trade Co, Dandong Xianghe Trading Co, serta Dandong Hongda Trade Co. Kemenkeu sudah menjatuhkan hukuman lebih dari USD 750 juta dalam perdagangan paduan dengan Korea Utara sepanjang nyaris 5 tahun.

Departemen Keuangan menyebutkan perusahaan itu ikut serta dalam perdagangan bijih besi, timbal, seng serta perak, logam timah serta computer notebook.

Baca Juga : Seorang ibu di Jepang simpan mayat anaknya dalam ember lalu di semen

Hukuman itu juga memasukkan Sun Sidong serta perusahaannya Dandong Dongyuan Industrial Co. ke daftar hitam. Dalam satu laporan bulan Juni instansi peneliti asal Washington C4ADS, menyebutkan perusahaan itu adalah sisi dari jaringan perusahaan China.  Perusahaan yang merajut kerja sama perdagangan dengan Korea Utara.

Otoritas AS telah berkali-kali membidik perusahaan serta individu dari kota Dandong di China, yang bersebelahan dengan Korea Utara, dalam usaha untuk memotong pendapatan export paling utama Pyongyang dari penjualan sumber daya alam, seperti batu bara.

Efek segera sangsi pada perusahaan-perusahaan ini mungkin saja tidaklah terlalu besar karna PBB juga telah mengaplikasikan hukuman pada September lantas pada Korea Utara untuk export batubara, besi, bijih besi, timah hitam serta makanan laut.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *