Negara Arab tekan dunia untuk akui Yerusalem Timur ibu kota Palestina

Spread the love

Negara Arab tekan dunia Internasional untuk mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina

Negara Arab tekan pengakuan dunia Internasional terhadap Yerusalem Timur menjadi Ibu Kota Palestina, hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Yordania.

Tuntutan ini muncul sesudah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membuat putusan dengan menjadikan kota Yerusalem menjadi ibu kota Israel.

Ayman Safadi bicara sesudah menerima kunjungan lima menteri luar negeri negara Arab serta kepala Liga Arab pada hari Sabtu. Pertemuan itu buat putusan tanggapan bersama Arab terhadap kebijakan Trump.

Pengakuan Yerusalem menjadi ibu kota Israel oleh Trump hebohkan dunia Internasional

Pada tahun 2012, Majelis Umum PBB akui kondisi Palestina dengan Yerusalem di kawasan yang dikuasai Israel pada tahun 1967. Salah satunya Yerusalem timur merupakam negara pengamat. Tapi sejumlah negara barat berhenti terima pengakuan bilateral tersebut.

Pengumuman status Yerusalem yang dilakukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menghebohkan dunia pada akhir perjalanan tahun 2017.

Pada hari Rabu (06-12-2017) atau kamis waktu Indonesia Presiden AS, Donald Trump akan umumkan pengakuan Yuresalem sebagai ibu kota dari Israel. Satu pejabat Amerika menyatakan Trump akan umumkan pindahnya kantor duta besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Ini merupakan satu jalan mengakui kota suci 3 agama itu sebagai Ibu Kota Israel yang akan dilakukan pada hari Rabu di Gedung putih wantu Amerika Serikat.

Trump akan umumkan jika pemerintahan Amerika Serikat telah akui Yerusalem merupakan ibu kota Israel. Beliau melihat ini merupakan pengakuan yang realitas, baik dengan cara sejarah atau modern.

Baca Juga : Warga Iran unjuk rasa menolak AS mencampuri masalah mereka

Cara melakukan pemindahan kedubes semacam ini tidak dilakukan oleh pemerintah sebelum ini, walaupun Amerika Serikat sebagai sekutu dari Israel.

Dengan adanya pemberitahuan tersebut, Trump telah perintahkan buat pindahkan kantor kedutaan Amerika untuk Israel ke Yerusalem. Ini dikerjakan sebagai tanda diplomatik resmi jika Amerika akui yerusalem merupakan ibu kota Israel.

Negara Muslim (OKI) tidak berdiam diri dan meresmikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina

Negara Muslim yang merupakan anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah yang sama dengan sah akui Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina. OKI juga menekan semua negara di muka bumi ini lakukan hal yang sama.

Pemberitahuan OKI ini diberitahukan dalam pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa di Istanbul, Turki, pada hari Rabu (13/12/2017). Selain itu kelompok tersebut juga tolak semua putusan yang dilakukan sepihak oleh Amerika Serikat.

Para anggota negara OKI tetap berteguh pada pendirian mereka agar terwujudnya perdamaian yang adil serta komprehensif yang didasari oleh dua negara.

Dalam pernyataannya negara OKI minta PBB buat akhiri kedududkan Israel di Palestina serta nyatakan jika pemerintah Presiden AS Donald Trump bertanggung jawab. Negara OKI menyebutkan AS bertanggung jawab atas seluruh konsekuensi jika tidak cabut semua putusannya yang dinilai ilegal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *