Nasib Badak Sumatra Yang Terancam Punah Di Ujung Proyek Panas Bumi

Spread the love

Rasa prihatinmengiringi peringatan hari badak sedunia, yang setiap tahun akan diperingati serentak di negara-negar yang memiliki satwa langka eksotis ini. Indonesia sendiri memiliki dua jenis spesies badak jawa yang hidup di habitat Taman Nasional ujung Kulon,Banten. dan Badak sumatra  berhabitat di Taman Nasional  Waykambas, Taman Bukit Barisan Selatan, Provinsi Lampung, dan kawasan ekosistem Leuser, Provinsi Aceh.

Peningkatan populasi atau berkembang biaknya badak jawa di Ujung Kulon menunjukan geliat positif, dan untuk badak sumatra sendiri justru malah sebaliknya. hal inilah yang harus diperhatikan oleh pemerintah, agr perkembangannya semakin banyak dan tingkat kepunahan hanya sedikit saja.

Populasi dari badak sumatra sangat cenderung mengalami penurunan dari tahun ketahun sebelumnya. hal ini diperkirakan 200 tahun yang lalu populasi badak terkecil di dunia masih sekitar 10 ribu individu. dan sejak tahun 1985, populasi terus menurun dari anka 600 menjadi 100 individu saat ini. inilah mengapa badak-badak di indonesia harus kita lestarikan sebelum terlambat.

Badak sumatra sendiri diperkirakan hanya menempati 237.100 hektar, di bentang alam kawasan ekosistem Leuser.dan 63.400 di Taman Nasional Way Kambas. dan  82 ribu hektar Di taman Nasional Bukit Barisan Selatan. kerancaman mamalia besar menjadi lebih tinggi dan minimnya upaya perlindungan maupun potensi konversi hutan.

Banyaknya badak yang telah mati itu dikarenakan infeksi luka dikaki kiir bagian belakang, diduga hal itu luka atas jeratan pemburu yang mengincar badak-badak tersebut. sebelum badak itu mati, tim medis sudah memberikan perawatan intensif dari tim dokter. sebelumnya kondisinya sempat membaik lukanya juga sudah mengering. namun ntah kenapa infeksi tersebut malah sampai ketulang kaki sebelah kiri.

Badak badak ini memang seharusnya menjadi perhatian lebih dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH) agar lebih memperhatikan keselamatan dari hidup badak-badak yang ada diindonesia. apalagi saat ini badak badak tersebut telah banyak di lihat dikanca dunia agar populasinya yang semakin meningkat dan bukan semakin menurun. hal ini pemerintah juga harus ikut andil, agar tidak terjadi kepunahan dari kehidupan hewan satwa yang telah dilindingi ini, agar anak dan cucu kita masih bisa melihat binatang tersebut di masa depan.

hal inilah yang harus pemerintah terapkan agar lebih tegas lagi kepada pemburu liar yyang masih mengincar setiap badak-badak yang ada dan hidup di dalam habitat Taman Satwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *