McDonald’S sampaikan permintaan maaf atas kelakukan sekuritinya

Spread the love

McDonald’S minta maaf dengan apa yang telah dilakukan sekuritinya, kok bisa??

McDonald’S, rumah makan cepat saji minta maaf sesudah seorang sekuritinya melakukan perbuatan yang tidak mengenakan terhadap pelanggannya.

Masalah ini terjadi disalah satu cabangnya yang berada di london, Inggris, dimana sang sekuriti telah lakukan ancaman terhadap seorang wanita. Sekuriti tersebut meminta wanita tersebut untuk membuka jilbabnya atau segera pergi dari restoran.

Sekuriti tersebut nyatakan jika jilbab tersebut merupakan satu ancaman

Peristiwa ini berlaku di London Utara ketika wanita tersebut order di satu restoran cepat saji di Seven Sisters Road. Tayangan rekaman yang tersebar di dunia maya memperlihatkan calon pembeli tersebut lakukan protes kepada sekuriti sesudah memintanya untuk buka jilbabnya.

Wanita yang tidak diketahui itu lalu jelaskan kalau ia memakai jilbab disebabkan ajaran agamanya. Disatu situasi, wanita tersebut menyatakan kalau sekuriti tersebut tidak dapat melarangnya untuk berkunjung dengan alasan jilbabnya.

Beliau menyatakan akan melakukan antrian serta dapatkan makanan yang dia mau sebab ini tidak menjadi satu masalah. Beliau menilai ini merupakan perbuatan yang jahat dan sebagai ujaran kebencian.

Baca Juga : Moskow mencurigai Amerika mencari alasan buat serang Korea Utara

Wanita tersebut menjelaskan jika dirinya sudah menetap di Inggris selama 19 tahun lamanya dan ini merupakan kejadian pertama dirinya mendapatkan sikap diskriminasi. Dirinya merasa sangat kecewa dan terkejut dengan adanya peristiwa ini yang dilihat dari lamanya dia menetap di Inggris.

Informasi yang diterima wanita tersebut diberitahukan jika jilbab yang dia kenakan merupakan sebuah ancaman. wanita tersebut diberitakan segera laporkan masalah ini terhadap pihak keamanan setempat.

Atas peristiwa ini pihak McDonald’S telah keluarkan satu pernyataan minta maaf atas kejadian yang tidak mengenakan ini. Restoran tersebut tidak mempunyai  kebijakan yang larang para pembeli memakai baju religius.

Pihak perusahaan bahkan berujar jika restoran mereka selalu menyambut semua pelanggannya tanpa melihat latar belakangnya, khususnya agama, suku dan ras.

Mereka berjanji akan tangani masalah ini dengan serius dan tanggapi semua keluhan para pelanggannya dan kedepannya akan  memperhatikan kenyamannya pelanggannya. Dengannya adanya peristiwa ini perusahaan tersebut telah memberikkan sanksi kepada semua pihak yang terlibat.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *