Malnutrisi Energi Protein Pada Tubuh Ketahuilah Ini Dia

Spread the love

Malnutrisi Energi Protein Pada Tubuh Ketahuilah Ini Dia

Malnutrisi merupakan energi yang tidak  memadai untuk fungsi organ agar tidak terganggu dan tubuh akan mengalami pertumbuhan tidak sempurna. Seseorang terkena malnutrisi energi protein atau memiliki indeks massa tubuh sekitar 17 hingga 18,5. Malnutrisi Energi Protein Pada Tubuh Ketahuilah Ini Dia !

Ada dua jenis kondisi yang menjadi ciri gangguan malnutrisi energi protein, yaitu kwashiorkor dan marasmus yang terjadi pada tubuh.

Malnutrisi Energi Protein Ketahuilah Penyebab Dan Gejalanya

Sedangkan marasmus adalah kondisi parah malnutrisi berat dimana kekurangan tubuh protein, karbohidrat, lemak dan nutrisi penting lainnya. Marasmus ditandai dengan berat badan rendah sehingga tubuh mudah kekurangan nutrisi dan juga protein.

Energi protein malnutrisi diderita oleh bayi, anak-anak, atau orang tua dan berpotensi menyebabkan kecacatan atau kematian. Perawatan kondisi ini dapat dilakukan dengan memberikan nutrisi tambahan untuk meningkatkan kadar elektrolit dan cairan tubuh yang tidak normal.

Gejala Malnutrisi Energi Protein

  • Tubuh terlihat lemah dan lelah
  • Diare
  • Suhu tubuh menjadi lebih rendah
  • Kulit kering
  • Rambut rontok
  • Mudah kesal
  • Perubahan sikap, seperti gelisah, apatis, atau kurang perhatian
  • Bernapas menjadi lebih lambat
  • Kaki dan tangan menjadi kaku atau kesemutan

Di marasmus, gejala spesifik yang mencirikan kondisi ini mungkin termasuk penurunan berat badan, penyusutan lambung, dan dehidrasi. Sementara itu, gejala spesifik yang terlihat pada penderita kwashiorkor adalah edema (tubuh menjadi bengkak. Karena akumulasi cairan), pertumbuhan dan pertambahan berat badan terhambat, dan pembengkakan perut.

  • Tes darah, untuk memeriksa kadar glukosa darah, apusan darah tepi
  • Pemeriksaan hemoglobin, elektrolit, dan serum albumin
  • Pemeriksaan urin dan kultur bakteri
  • Pemeriksaan tinja untuk melihat keberadaan parasit
  • Uji HIV
  • Tes tusukan kulit untuk melihat alergi apa pun

Pengobatan Malnutrisi Energi Protein
Perawatan malnutrisi energi protein biasanya dimulai dengan meningkatkan kadar elektrolit dan cairan tubuh yang tidak normal. Selain itu, pengobatan infeksi juga harus dilakukan, jika pasien mengalami infeksi. Jika gejala yang dialami oleh pasien sudah cukup parah, maka diperlukan perawatan di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian