Kawasan Masjid Al-Aqsa Dibuka Secara Bertahap di Jerusalem

Kawasan Masjid Al-Aqsa Dibuka Secara Bertahap

Setelah sempat ditutup, kini pemerintah Israel mengeluarkan izin kawasan Masjid Al-Aqsa dibuka secara bertahap di Jerusalem.

Kawasan Masjid Al-Aqsa Dibuka Secara Bertahap

Kawasan Haram al-Sharif yang meliputi Masjid Al-Aqsa kembali dibuka secara bertahap setelah terjadinya insiden penembakan dua tentara di Israel. Dua dari sembilan gerbang yang menuju kawasan tersebut mulai dibuka untuk umum.

Setelah mendapat protes dari otoritas agama Islam serta massa yang demonstrasi, akhirnya pemerintah Israel memberi izin untuk dibuka kembali.

Tiga keturunan Arab melakukan penembakan terhadap dua polisi Israel di pinggiran tempat suci umat Islam dan Yahudi yang menyebabkan kedua polisi tersebut meninggal dunia. Sehingga pasukan keamanan pun turun tangan yang kemudian menembak mati ketiga keturunan Arab itu.

Selama bertahun-tahun, serangan tersebut merupakan serangan paling serius yang terjadi pada kawasan itu. Pihak berwenang Israel akhirnya mengambil keputusan untuk menutup kawasan tersebut dengan beralasan demi keamanan sesaat sebelum shalat Jumat.

Untuk pertama kalinya bagi umat Islam yang dihadang untuk menunaikan shalat Jumat sejak tahun 1969.

Pemimpin agama dan politik Palestina, Jordania dan Organisasi Kerjasama Islam mengecam langkah yang diambil Israel dengan menutup kawasan tersebut. Malaysia juga sempat melayangkan kecaman keras atas penutupan kawasan menuju Masjid Al-Aqsa yang dilakukan oleh penguasa Israel.

Kawasan suci umat Islam dan Yahudi tersebut sering menjadi lokasi bentrok antara warga Palestina dan polisi Israel namun sangat jarang terjadi penembakan menggunakan senjata api.

Masjid Al-Aqsa menjadi bagian dari kawasan suci yang bagi umat Islam menyebutnya Haram al-Sharif sedangkan orang Yahudi menyebutnya sebagai Bukit Kuil.

Dome of the Rock yang arti secara harfiah adalah Kubah Batu merupakan bangunan suci bagi umat Yahudi dan Islam. Bangunan tersebut menjadi marka tanah utama yang terletak di tengah-tengah dalam tembok kompleks Haram al-Sharif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *