Karena ucapannya Trump kembali kena kecam oleh PBB dan Vatikan

Spread the love

Karena ucapannya sendiri, Donald Trump dikecam PBB serta vatikan

Karena ucapannya Trump kembali kena kecam oleh PBB dan Vatikan, dalam satu pernyataan dirinya mengatakan jika negara-negara Afrika merupakan gembel.

Donald Trump mengeluarkan pernyataan mengejutkan ini didalam sebuah perjumpaan semi-publik dengan para anggota senatorKamis lalu. Trump pertanyakan kenapa banyak warga dari ‘negara gembel’ seperti negara-negara Afrika, Haiti, dan El Salvador diperbolehkankan memasuki AS.

Hal ini bukanlah yang pertama dilakukan seorang Donald Trump

Ungkapan tersebut langsung picu kemarahan dari negara yang disebut. Bukan hanya itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga ikut mengecam ungkapan Trump itu dan menyebut Trump rasis.

Juru bicara hak asasi manusia PBB, Rupert Colville, dalam konferensi pers di Jenewa merasa lecewa dengan ungkapan Trump itu. Beliau menyebutkan Tidak ada kata lain yang dapat dipakai buat gambarkan seorang Trump selain rasis.

Trump tidak seharusnya mengatakan satu negara atau benua ‘gembel’ hanya dikarenakan populasinya bukan orang kulit putih. Rupert Colville katakan hal ini tentunya tidak dapat diterima.

Hal yang sama juga dikatakan oleh perwakilan Vatikan. Omongan-omongan Trump disebut Vatikan sangatlah kasar serta menyinggung satu golongan.

Baca Juga : Sentuhan pada area ini akan membuat wanita orgasme dengan hebat

Lantas demikian, Trump bersikeras tidak mau akui jika dirinya sudah ucapkan kata-kata yang rendahkan satu golongan tersebut. Dirinya hanya akui jika bahasa yang dia pergunakan didalam perjumpaan itu memanglah agak ‘berat’.

Tapi tentu saja sangkalan tersebut ditepis oleh seorang senator dari partai demokrat, Dick Durbin yang juga hadir dalam perjumpaan itu.

Dick Durbin mengatakan laporan yang beredar itu semuanya benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Dick Durbin menyebutkan jika Trump memang katakan masalah yang bernuansa kebencian serta dilakukannya berkali-kali.

Durbin pastikan perkataan ‘gembel’ bahkan bukan hanya dikatakan sekali atau dua kali, tetapi berkali-kali.

Sedangkan itu sebagai pimpinan yang negaranya tersebut, Presiden El Salvador, Salvador Sánchez, mengatakan omongan Trump tersebut menyinggung harga diri seluruh warganya.

Saat ini diplomat Amerika Serikat yang berada di negara yang berkaitan sudah dipanggil buat ditanyai serta diminta penjelasannya.

Masalah ini bukanlah pertama kali dilakukan oleh Donald Trump. Sebelumnya beliau juga melakukan pernyataan kontrovesial yang membuat kegaduhan di muka bumi ini. Salah satunya dengan sepihak mengakui kota Yerusalem menjadi ibu kota Israel.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *