Jokowi akan bahas semenanjung Korea dengan Presiden Korsel

Spread the love

Jokowi akan bertemu Presiden Korsel untuk bahas masalah semenanjung Korea

Jokowi akan bertemu dengan Presiden korsel yang dijadwalkan pada minggu depan untuk membahas masalah yang berkaitan dengan semenanjung korea. Pertemuan Jokowi dengan Moon Jae-in (Presiden Korea Selatan) akan berlangsung di Jakarta.

Pertemuan kedua Presiden ini juga akan bahas kemitraan strategis

Informasi yang diperoleh dari Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri Indonesia, Edi Yusup, Moon Jae-in akan berkunjung ke tanah air selama 2 hari.

Presiden asal negeri ginseng akan menginjakkan kakinya pada tanggal 8 November hinggatanggal 10 November, dan dijadwalkan akan bertemu dengan jokowi pada tanggal 9 November.

Diketahui jika ini merupakan kunjungan pertama Moon Jae-in ke kawasan negara ASEAN. Hal ini melihatkan komitmen kuat yang dilakukan Korsel untuk meningkatkan kerjasama dengan negara ASEAN.

Baca Juga : Beberapa Jenis Makanan Yang Dapat Mencegah Penyakit Parkinson

Yang menjadi tujuan utama perbincangan ialah menaikan kerjasama perekonomian, investias, keselamatan para WNI, isu regional, serta internasional, seperti Semenanjung di Korea.

Saat ini isu semenanjung Korea menjadi pembahasan hampir semua negara. Dan ini juga yang akan menjadi pembahasan utama kedua Presiden, dikarenakan hal tersebut juga penting untuk kedua negara.

Dalam perjumpaan ini, keduanya juga setuju buat tingkatkan kemitraan strategis untuk dijadikan kearah yang lebih baik dan semakin erat. Ada tiga hal pokok yang menjadi persetujuan yang segera ditandatangani dalam perjumpaan tersebut.

Persetujuan yang akan ditandatangani seperti kerjasama dalam bidang perindustrian, perhubungan, serta kesehatan. Akan ada forum usaha yang akan dilakukan pada tanggal 9 November yang menjadi salah satu sisi kedatangan Presiden korsel tersebut.

Pada usaha forum tersebut diperkirakan ada sekitar 300 pengusaha yang akan hadir. Dari 300 pengusaha yang hadir dengan rincian, 150 dari Indonesia dan 150 lagi dari Korea Selatan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *