Hari ini Trump akan mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Spread the love

Hari ini Yuresalem akan diumumkan sebagai ibu kota Israel

Hari ini, Rabu atau kamis waktu Indonesia Presiden AS, Donald Trump akan umumkan pengakuan Yuresalem sebagai ibu kota dari Israel. Satu pejabat Amerika menyatakan Trump akan umumkan pindahnya kantor duta besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Ini merupakan satu jalan mengakui kota suci 3 agama itu sebagai Ibu Kota Israel yang akan dilakukan pada hari Rabu di Gedung putih wantu Amerika Serikat.

Trump telah perintahkan pemindahan kantor kedubes AS ke Yuresalem

Trump akan umumkan jika pemerintahan Amerika Serikat telah akui Yerusalem merupakan ibu kota Israel. Beliau melihat ini merupakan pengakuan yang realitas, baik dengan cara sejarah atau modern.

Cara melakukan pemindahan kedubes semacam ini tidak dilakukan oleh pemerintah sebelum ini, walaupun Amerika Serikat sebagai sekutu dari Israel.

Dengan adanya pemberitahuan tersebut, Trump telah perintahkan buat pindahkan kantor kedutaan Amerika untuk Israel ke Yerusalem. Ini dikerjakan sebagai tanda diplomatik resmi jika Amerika akui yerusalem merupakan ibu kota Israel.

Walaupun begini buat berapa masa kedepan, Trump diberitakan tetap akan tandatangani surat tangguhan undang-undang relokasi kedutaan Amerika ke Yerusalem. Dikarenakan pemindahan ini dibutuhkan masa yang sangat lama.

Baca Juga : Jembatan terpanjang di papua akan dibuat sendiri oleh Indonesia

Undang-undang sudah diresmikan pada rapat pada tahun 1995 yang lalu. Namun selama ini ketika presiden Amerika keluarkan keputusan penangguhan pemindahan kantor dubes untuk hindari semakin buruknya perselisihan di Timteng (Timur Tengah).

Berita terkait berpindahnya kantor dubes Amerika tersebut sudah picu kecemasan di muka bumi ini. Beberapa negara, salah satunya Indonesia lihat cara yang mungkin dipakai pemerintah Trump dapat buat rusak upaya perdamaian antara Israel dengan Palestina yang sudah berjalan lama.

Seluruh sekutu Amerika Serikat (Perancis, Arab Saudi, serta Turki) sudah berikan peringatan serta ungkapkan rasa prihatin mengenai rancangan Trump ini.

Presiden Perancis Emmanuel Macron menyebutkan pergantian status Yerusalem sebelum terjadinya perdamaian akan mempunyai resiko. Masalah ini mengenai langkah perdamaian tersebut dan bertambahnya situasi tegang di lokasi tersebut. Hal ini diungkapkan beliau terhadap Trump melalui sambungan telepon.

Macron juga ingatkan balik kedudukan komunitas internasional selama ini anggap jika perselisihan status Yerusalem mesti terselesaikan dengan perundingan damai Israel dan Palestina.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *