Gereja Texas kena berondong tembakan, pelaku dan jemaat meninggal

Spread the love

Gereja di Texas diberondong tembakan, pelaku dan 26 jemaat tewas

Gereja di tenggara Texas diberondong tembakan, peristiwa ini dilakukan seorang pria dan mengakibatkan 26 jemaat meninggal dalam aksi tersebut.

Sementara sang pelaku penembakan sempat melarikan diri sebelum akhirnya diketemui sudah meninggal dunia. Dalam peristiwa ini juga sebabkan 20 orang lain mengalami luka-luka.

Peristiwa ini menambah kejadian kelam yang ada di Amerika

Penembakan berlangsung di First Baptist Church di Sutherland Springs, Wilson County, sekitaran 40 mil (65 km) timur San Antonio. Menurut Departemen Keamanan Umum Texas, aktor kenakan pakaian hitam, masuk gereja serta mulai menembaki beberapa jemaat.

Sesudah beraksi, aktor melarikan diri dengan kendaraannya serta lalu diketemukan tewas di dekat Guadalupe County. Keadaan kematian pria bersenjata itu tetap dalam penyelidikan.

Baik jati diri ataupun motif tersangka belum juga disibak oleh pihak berwenang. Tetapi petugas penegak hukum yang menampik diidentifikasi menyebutkan, pria bersenjata itu adalah pria kulit putih berumur 26 tahun.

Jeff Forrest, 36, seseorang veteran militer yang tinggal satu blok dari gereja itu, menyebutkan kalau dia mendengar bunyi tembakan senjata semi-otomatis berkaliber tinggi. Bunyi itu mengingatkannya waktu diletakkan di pasukan tempur Korps Marinir. Beliau mendengar ada sekitar 10 suara tembakan.

Baca Juga : Aksi Gila Yang Orang Lakukan Hanya Untuk Memberikan Sedekah

Pembantaian di gereja ini cuma berselang sebagian minggu sesudah seseorang sniper membantai 58 orang di satu konser outdoor di Las Vegas, yang disebut penembakan paling mematikan dalam histori AS moderen.

Penembakan itu sudah menyebabkan perbincangan nasional sepanjang bertahun-tahun apakah mudahnya akses umum pada senjata berperan atau tidak.

Presiden Donald Trump yang ada di Jepang dalam lawatan Asia-nya sepanjang 12 hari mengakui memonitor kondisi di Texas.

Dalam medsos pribadinya Trump berujar semoga Tuhan dengan beberapa orang Sutherland Springs, Texas. FBI serta penegak hukum berada di tempat peristiwa.

Menurut beberapa saksi, sekitaran 20 tembakan terdengar pada jam 11. 30 waktu setempat sepanjang beribadah gereja berjalan. Belum pasti berapakah banyak jemaat didalam gereja waktu penembakan massal berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *