Fahri Hamzah nilai KPK dan Nazaruddin kerjasama untuk jatuhkan dirinya

Fahri Hamzah sebut ada persekongkolan antar KPK dengan Nazaruddin untuk menjatuhkan dirinya dan nama baiknya

Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR berang dituding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin ikut serta dalam masalah korupsi. Beliau balik menuding, yang dikerjakan Nazaruddin makin mengisyaratkan ada skandal dalam pemberantasan korupsi.

” Saya katakan skandal itu ‘skandal Pemberantasan Korupsi’, ini skandal. Pemberantasan korupsinya sendiri skandal, ” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/2).

Nazaruddin siap serahkan semua berkas korupsi yang dilakukan Wakil Ketua DPR tersebut

Fahri mengatakan ada skandal dalam pemberantasan korupsi karna sampai kini pengungkapan masalah oleh KPK cuma berdasar pada ‘kicauan’ Nazaruddin. Dia menilainya KPK pelihara serta jadikan Nazaruddin jadi alat untuk mengatakan siapa juga yang berseberangan dengan instansi antirasuah itu.

” Korupsi itu saat ini sumbernya ini. Namanya dimaksud nyanyian Nazaruddin. Sumber korupsi cuma ini. Ini saja yang di baca terus-terusan. Kaya e-KTP, ada pohonnya disini. Nyanyi Nazar, Kwek Kwek Kwek Kwek Kwek, ” tutur menirukan nada bebek.

Diluar itu, Fahri lihat ada persekongkolan tersembunyi pada KPK serta Nazaruddin dalam masalah korupsi. Info yang didapat Fahri, terakhir Nazaruddin geram hingga kembali berkicau dengan mengatakan nama beberapa petinggi. Termasuk juga Fahri.

” Serta kemarahannya yang paling akhir ini salah satunya yaitu karna ini mulai saya bongkar gitu loh. Kan ini disembunyikan oleh mereka dalam persekongkolan mereka disembunyikan, ” katanya.

Ada dua hal yang buat Nazaruddin geram, pertama sistem asimilasinya terlambat karena bocornya dokumen KPK yang menanggung penghilangan kasus-kasusnya. Ke-2, bocornya kembali dokumen Pansus Angket yang saat ini sudah jadi lampiran laporan akhir mengenai 162 masalah Nazar yang disimpan KPK.

Baca Juga : Langkah aman berhubungan intim ketika dalam keadaan hamil

” Serta saya ketahui histori surat dia paling akhir keluar. KPK dapat buat surat kalau nazar telah tidak miliki perkara. Pikirkan 162 masalah ingin dibawa kemana? Kok KPK dapat buat Nazar telah tidak miliki sekali lagi perkara, ” tegas dia.

” Serta nyaris asimilasi saya dengar paling akhir dari Sukamiskin dia geram, karna orang KPK datang katakan ‘sabar Nazar asimilasinya ditunda’. Dikarenakan ini semuanya tersingkap ya. Dikarenakan ini semuanya tersingkap serta pada akhirnya dia geram, dia ingin mengatakan nama saya, ” tuturnya.

Fahri Hamzah nilai KPK dan Nazaruddin kerjasama untuk jatuhkan dirinya

Fahri kembali menerangkan, bukti persekongkolan tampak dari perlakuan beberapa masalah Nazaruddin di KPK. Seumpama, dari 162 masalah menjerat Nazaruddin, cuma 1 masalah yang pada akhirnya divonis. Dia mengatakan, bekas Ketua KPK Busyro Muqoddas sempat mempelajari masalah pohon korupsi Nazaruddin.

” Hingga disini ketemu ada 162 pohon serta cabang rantingnya bisnisnya Nazaruddin itu. Namun apa yang berlangsung rekan-rekan sekalian? Nazar hanya divonis untuk satu perkara saja, cuma satu yakni masalah wisma atlet, ” katanya.

Contoh yang lain, lanjut Fahri, Nazaruddin tidak terlilit masalah korupsi e-KTP. Walau sebenarnya, Nazar disebutnya jadi satu dari tiga otak dibalik korupsi megaproyek e-KTP.

” Masalah e-KTP ini yang Nazar menyebutkan master mindnya ada 3, dia termasuk juga dengan Setya Novanto Nazarnya tidak terkena juga, ” ucapnya.

Dia juga heran karena Nazaruddin tidak dijerat atas beberapa masalah korupsi project pembangunan beberapa rumah sakit. Nazaruddin sempat membuka ada korupsi project pembangunan RS Pendidikan Spesial Penyakit Infeksi serta Pariwisata Kampus Udayana Tahun Biaya 2009-2010.

” Ada 4 masalah rumah sakit bila tidak salah dia itu. RS Sampit, RS Solo, RS pendidikan Kampus Udayana, RS pengawasan Surabaya itu semua tingkah laku Nazar, tapi Nazarnya tidak terkena. Yang terkena itu anak buah, anak buahnya, ” imbuhnya.

Masalah yang lain yaitu korupsi project Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Fahri menuding, Nazar semestinya turut dijerat masalah korupsi itu. Tetapi, dia heran KPK cuma mengambil keputusan istri Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni yang bekas Direktur Keuangan Permai Group jadi tersangka.

” Masalah PLTS di Sumatera selatan, istrinya jadi tersangka Nazarnya tidak terkena. Walau sebenarnya dalam kontrol uang dari PLTS itu juga mengalir ke Nazar. Karna pada rekening istri serta dia itu yaitu kiri kanan saja, kantong kiri kantong kanan, ” tandas Fahri.

Di ketahui, Muhammad Nazaruddin kembali bernyanyi berkaitan ada sangkaan tindak pidana korupsi yang dikerjakan beberapa pihak. Kesempatan ini, bekas bendahara umum Partai Demokrat itu menyeret nama Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah.

Baca Juga : Mencegah Radang Usus Dalam Tubuh Ketahuilah Pencegahannya

Diakuinya mempunyai beberapa bukti berkaitan sangkaan tindak pidana korupsi yang dikerjakan politikus PKS itu. Menurut dia, korupsi itu dikerjakan waktu Fahri menjabat jadi wakil ketua Komisi III DPR.

” Saya juga akan selekasnya menyerahkan selekasnya berkas ke KPK mengenai korupsi yang dikerjakan Fahri Hamzah saat dia wakil Ketua Komisi III, ” tutur Nazar. Hal tersebut dia berikan selesai memberi kesaksian masalah korupsi project e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (19/2).

Tetapi waktu disinggung tentang aksi korupsi yang diklaim Nazar dikerjakan oleh Fahri, bekas politikus Demokrat itu bungkam.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian