Dua Pilot dipecat setelah bertengkar didalam pesawat saat bertugas

Spread the love

Dua Pilot di India kena pecat setelah bertengkar didalam pesawat

Dua Pilot yang bertengkar didalam pesawat saat menjalani tugas akhirnya di pecat perusahaan tempat mereka bekerja. Peristiwa ini terjadi di maskapai penerbangan Jet Airways. Hal ini terjadi pada satu penerbangan rute London-Mumbai pekan lalu.

Perusahaan penerbangan swasta asal India tersebut menyatakan didalam satu pernyataan jika pihaknya sudah mengberhentikan kedua pilot itu dari kokpit dengan cepat. Pernyataan ini seperti dikutip dari BBC pada hari Kamis.

Kedua pilot yang terlibat didalam keributan tersebut diketahui pilot pria dan wanita. Maskapai telah melarang mereka untuk terbang sambil tunggu dilakukannya penyelidikan.

Keributan yang disangkakan itu berlaku di atas pesawat tepat 1 Januari lalu. Nasib baik, penerbangan yang berisikan 324 penumpang itu sampai tujuan dengan selamat di Mumbai.

Menurut laporan media setempat yang di kutip dari para saksi, keributan itu berlaku sesudah pilot pria berikan tamparan pilot wanita tersebut. Wanita itu lalu tinggalkan kokpitnya sambil nangis. Tapi teman sejabatnya berhasil membujuknya buat kembali.

Baca Juga : Tentara Myanmar mengakui bantai 10 warga Rohingya

Seorang pejabat senior di Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara India menyatakan pada kantor berita Trust of India. Jika pilot tersebut juga sudah meninggalkan kokpit tanpa pengawasan dua kali selama peristiwa tersebut. Hal itu dinilai sudah melanggar peraturan keselamatan.

Seorang juru bicara Jet Airways memberitahukan kepada BBC jika sebuah peristiwa sudah berlaku. Tapi tidak memberitahukan detail kejadian yang berlangsung. Perusahaan tersebut menambahkan jika masalah tersebut sudah dilaporkan ke Dirjen Perhubungan Udara.

Dengan menyebutkan jika pihaknya tidak mempunyai toleransi kepada perbuatan karyawannya yang sudah bahayakan keamanan. Perusahaan menyayangkan adanya peristiwa tersebut. Mereka dengan sangat menyesal telah meminta maaf dengan adanya masalah tersebut.

Maskapai tersebut menilai seharusnya kedua pilot lebih mengutamakan keselamatan para penumpang dan menyelesaikan masalah diantara mereka setelah penerbangan selesai.

Sampai saat ini belum diketahui masalah yang terjadi diantara kedua pilot. Perusahaan penerbangan tersebut menutup dengan rapat masalah yang terjadi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *