Dua pengacara Setnov mundur dampingi dirinya dalam kasus E-KTP

Dua pengacara menyatakan mundur untuk dampingi Setnov dalam kasus E-KTP

Dua pengacara Setya Novanto (Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi) telah menyatakan mundur untuk mendampingin dirinya dalam kasus E-KTP. Hal ini mereka lakukan jelang dilaksanakannya sidang pertama dalam masalah megakorupsi e-KTP.

Sidang yang akan digelar pada hari Rabu mendatang yang akan dipimpin oleh  Hakim Yanto. Selama ini kedia pengacara diketahui selalu setia dan menjadi yang terdepan dalam penanganan kasus yang dihadapi Setya Novanto.

Pengunduran kedua pengacara dengan dalih tidak ada kesepakatan lagi diantara mereka dengan Setnov

Otto Hasibuan, pengacara yang lahir di Pematang Siantar, 5 Mei 1955 tersebut mengundurkan diri untuk mendampingi Setnov terhitung dari mulai tanggal 7-12-2017.

Otto mengundurkan diri dengan alasan jika dirinya sudah tidak lagi satu jalan dengan Setnov dalam menghadapi masalah tersebut. Dengan adanya masalah tersebut dirinya menyatakan mundur sebagai kuasa hukum Setnov.

Pengunduran Otto Hasibuan telah disampaikan secara langsung kepada Setnov ketika berkunjung ke rutan KPK.

Saat dijumpai di gedung KPK Otto membenarkan jika dirinya telah mundur sebagai pengacara dari Setnov. Beliau berujar sejak tanggal 7 kemarin telah sah tidak dampingi Setnov dalam kasus E-KTP. Otto juga mengucapkan terima kasih dengan keyakinan yang diberikan kepada dirinya dan memberikan semangat kepada Setnov dalam hadapi kasus ini.

Baca Juga : Setelah 40 tahun bayi yang diculik bertemu kembali dengan keluarganya

Otto tidak bersedia beberkan dengan detail mengapa dirinya memilih mundur sebagai kuasa hukum Setnov. Beliau berdalaih ini adalah rahasia dirinya bersama kliennya.

Berselang tidak lama Fredrich Yunadi juga melakukan hal yang sama, mengundurkan diri mejadi kuasa hukum Setnov. Pengacara kaya ini mengatakan jika dirinya mengambil keputusan untuk mundur didasari persetujuan bersama yang dilakukan dengam Otto hasibuan.

Serupa dengan Otto, Fredrich Yunadi juga tidak ingin beberkan alasannya mengundurkan diri dari tim kuasa hukum Setnov. Beliau hanya menyatakan jika hubungannya dengan ketum partai Golkast itu masih berjalan dengan baik sampai saat ini.

Kedua pengacara tersebut menyakini dan percaya jika Maqdir Ismail dapat tangani kasus yang menimpah Setnov dengan baik. Fredrich Yunadi menyatakan jika dirinya masih tangani masalah lain yang dihadapi Setnov, yaitu masalah pelaporan di Bareskrim serta Uji Materi di Mahkamah Konstitusi terhadap UU KPK. 

 

 

 

 

 

 

 

 

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian