Dua musuh Amerika memperkuat kerjasama untuk hadapi Washington

Spread the love

Dua musuh Amerika Serikat (AS) lakukan kerjasama untuk hadapi tekanan dari Washington

Dua musuh Amerika Serikat, yaitu Korut dan Kuba setuju untuk tingkatkan kerjasama dalam seluruh bidang untuk menghadapi tekanan dari Washington.

Hal ini terlihat dari diadakananya pertemuan dari dua belah pihak yang diwakili menteri luar negeri masing-masing negara.

Hal ini berkaitan dengan dimasukannya kedua negara sebagai pendukung terorisme

Perjanjian diraih waktu berlangsung pertemuan pada Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez dengan Menlu Korut Ri Yong Ho, di Havana. Dalam pertemuan itu, keduanya dengan tegas menampik pendekatan Washington untuk merampungkan kemelut politik di semua dunia berdasar pada  aksi pemaksaan.

Kementerian Luar Negeri Kuba memberi pernyataan ke-2 negara menampik keras daftar serta sebutan unilateral serta sewenang-wenang yang di buat oleh pemerintah AS sebagai basic proses aksi pemaksaan yang bertentangan dengan hukum internasional.

Baca Juga : Pyongyang sebut Donald Trump telah melakukan provokasi yang serius

Ri serta Rodriguez juga menyerukan rasa hormat atas kedaulatan negara mereka, tidak campur tangan dalam soal dalam negeri, serta penyelesaian sengketa damai. Mereka menyebutkan keprihatinan spesial atas meningkatnya kemelut serta meningkatnya kesibukan militer di semenanjung Korea.

Seperti di ketahui, AS beberapa waktu terakhir mengambil keputusan untuk memasukan Korut dalam daftar negara pendukung terorisme. Ketentuan ini dilanjutkan dengan aplikasi sangsi baru pada 13 entitas Korut dan China yang disangka mempunyai hubungan dekat dengan Pyongyang.

Sehubungan dengan Kuba, administrasi Donald Trump beberapa waktu terakhir menginformasikan perubahan kebijakan untuk membalikan pendekatan yang di ambil Barack Obama pada Kuba, ini termasuk juga penjatuhan sangsi baru pada Kuba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *