Dalang pembakar sekolah merupakan mantan timses gubenur Kalteng

Spread the love

Dalang pembakaran sekolah adalah salah satu timses gubenur Kalteng

Dalang pembakaran 7 sekolah di kota Palangkaraya diketahui merupakan salah satu mantan tim sukses gubenur yang menjabat sekarang di Kalteng.

Pihak berwajib sudah tetapkan pejabat DPRD Kalteng, Yansen Binti berstatus tersangka sebagai aktor dibalik pembakaran sekolah di Palangka Raya. Politikus partai yang didirikan Prabowo saat ini telah dimasukan ke rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jabar.

Orang no 1 di Kalteng Sugianto Sabran merasa sangat sedih dengan peristiwa terbakarnya sekolah di provinsi yang di pimpinnya. Terlebih salah satu pelakunya merupakan tim sukses yang telah berhasil menjadikannya sebagai gebenur saat ini. Yang dimaksud tak lain ialah Yansen Binti.

Gebenur Kalteng kenal baik dengan salah satu pelakunya, Yansen Binti

Gubernur Kalteng, Sugianto menyatakan beliau sangat sedih dan membenarkan jika para pelaku merupakan timsesnya saat pemilu kemarin. Beliau menganggap yang melakukan pembakaran telah dianggap sebagai saudaranya.

Bahkan beliau mengatakan jika hubungannya dengan Yansen Binti sudah sangat lama terjalin, mereka sudah saling kenal sejak bangku sekolah. Apalagi ketika dia diinformasikan jika pelaku dibalik ini semua merupakan teman seperjuangannya.

Seperti diketahui jika Yansen Binti memiliki peran yang besar dalam kejadian ini. Salah satunya menyediakan uang hingga merekrut orang untuk menjalani aksi tersebut.

Kedelapan pelaku adalah AG alias N, SUR, IG, YDD, YDY, SYT, FH, ST. Semua pelaku berani lakukan tindakan ini disebabkan dijanjikan honor dengan jumlah yang banyak.

Baca Juga : Tiada ampunan buat kader yang dalangi pembakaran sekolah di Kalteng

Dalam hal ini, Sugianto telah bertemu dengan kapolri (Jenderal Polisi Tito Karnavian). Didalam perjumpaan itu, kapolri menyampaikan jika masalah pembakaran sekolah ini mendapatkan perhatian dari presiden Joko Widodo.

Bahkan Joko widodo telah perintahkan pihak kepolisian segera menyelesaikan masalah ini. Dalam masalah ini pihak kepolisian juga menerjunkan Tim Densus 88 Mabes Polri untuk menangani kasus ini. Diinformasikan jika Densus 88 telah berada di Palangkaraya selama satu bulan.

Sugianto menyatakan jika masalah ini tidak berkaitan dengan proyek yang selama ini diberitakan.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *