China siap gantikan peran AS jadi negara pemberi bantuan di dunia

Spread the love

China siap menyalip Amerika menjadi negara pemberi bantuan terbesar di muka bumi ini

China siap gantikan Amerika jadi negara yang berikan bantuan terbesar di muka bumi jika negeri paman sam keluar dari UNESCO. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebutkan pertolongan luar negeri juga akan alami pemotongan besar-besaran.

Kamis kemarin Kementerian Luar Negeri AS menginformasikan akan mundur dari lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). khususnya untuk masalah pendidikan serta kebudayaan, UNESCO karna argumen organisasi itu bias anti-Israel. AS juga akan muindur dari UNESCO per 31 Desember. 

Bantuan China dinilai lebih menarik dan baik dari Amerika

Kementerian Luar Negeri AS mengatakan Ketentuan itu tidak di ambil dengan gampang serta tunjukkan keprihatinan AS atas banyak tunggakan di UNESCO. Serta pentingnya reformasi mendasar dan bias anti-Israel yang sering berlangsung di UNESCO.

AS menyumbang dana sebesar USD 80 juta (sama dengan Rp 1 triliun) saban th. pada UNESCO atau sekitaran seperlima dari biaya instansi yang dibangun pada 1945 itu.

Presiden Trump pada umumnya sempat mengeluhkan besarnya cost yang disumbangkan AS untuk instansi PBB seperti UNESCO.

Bersamaan AS yang kurangi bantuan luar negeri. Laporan dari AidData mengungkap China bersiap gantikan AS jadi negara pendonor paling besar didunia untuk negara berkembang.

Direktur analisa kebijakan AidData katakan bila AS menarik diri dari lembaga PBB itu jadi juga akan ada negara yang juga akan ambillah peran itu. China telah siap untuk menukar perannya jadi pendonor serta pemberi utang untuk negara berkembang.

Baca Juga : Militer Amerika Serikat gunakan rencana lebih konfrontatif kepada Iran

Bantuan dana cukup besar dari China dialirkan ke negara-negara Afrika. Dari 10 projek pertolongan China paling besar, tujuh salah satunya untuk negara-negara Afrika. China mempunyai 704 project pertolongan.

Angola serta Ethiopia jadi negara penerima pertolongan China paling besar pada periode 2000-2014 dengan angka menjangkau USD 32 miliar atau Rp 430 triliun.

Pemerintah China sesungguhnya menilainya program pertolongan luar negeri ini yaitu termasuk juga rahasia negara. Menurut AidData, pertolongan dari Negeri Gorden Bambu diprediksikan semakin besar dari yang diprediksikan.

Mulai sejak 2000 sampai 2014, China mendanai 4. 300 project di 140 negara. Angkanya menjangkau USD 354 miliar. Keseluruhan pertolongan luar negeri AS di periode yang sama menjangkau USD 394 miliar, semakin besar sedikit dari China.

Dalam periode 15 tahun itu ada lima tahun bantuan luar negeri China yang telah mendahului AS.

Xiaojun Li, profesor politik di Kampus British Columbia, menilainya pertolongan China untuk negara Afrika lebih disukai negara penerima daripada pertolongan dari negara Barat.

Beliau mengatakan pertolongan China dilihat lebih menarik untuk negara penerima karna tak ada agenda politik. Serta sering dibelanjakan lebih cepat serta efektif daripada pertolongan dari negara Barat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian