Bronkiektasis Bakteri Ini Penyebab Dan Pencegahannya Ketahuilah

Bronkiektasis Bakteri Ini Penyebab Dan Pencegahannya Ketahuilah

Seeorang dengan bronkiektasis akan lebih rentan terhadap infeksi bakteri yang dapat memperburuk kerusakan bronkus. Bronkiektasis Bakteri Ini Penyebab Dan Pencegahannya Ketahuilah !

Secara umum, pasien dengan bronkiektasis tidak dapat disembuhkan. Tetapi dengan perawatan yang baik, pasokan oksigen ke tubuh melalui paru-paru dapat dipertahankan. Kerusakan lebih lanjut ke paru-paru dapat dicegah, sehingga kualitas hidup pasien dapat meningkat.

Bronkiektasis Pada Tubuh Ketahuilah Gejala Awalnya

Gejala Bronkiektasis
Gejala utama yang dapat diamati dari pasien dengan bronkiektasis adalah batuk dengan dahak yang tidak mereda meskipun dirawat. Dahak yang dihasilkan dari batuk karena bronkiektasis dapat berwarna jernih, kuning pucat, atau kuning kehijauan.

Gejala lainnya adalah :

  • Desah
  • Sulit untuk bernafas
  • Nyeri sendi
  • menyenangkan
  • Merasa sangat lelah
  • Nafas yang memburuk
  • Batuk darah

Jika gejala-gejala berikut telah muncul, infeksi paru-paru yang dipicu oleh bronkiektasis telah memburuk dan perlu dirawat di rumah sakit.

Gejala-gejala infeksi paru yang perlu diperhatikan adalah :

  • Sianosis, kulit dan bibir dan bibir terlihat kebiruan
  • Kebingungan dan gangguan mental
  • Bernapas lebih cepat, lebih dari 25 kali per menit
  • Nyeri dada yang parah yang menyebabkan kesulitan bernapas dan kesulitan batuk untuk mengeluarkan dahak
  • Demam dengan suhu di atas 38 C

Penyebab Bronkiektasis
Bronkiektasis dihasilkan dari kerusakan jaringan bronkus yang diperburuk oleh infeksi. Infeksi bronkus pada pasien dengan bronkiektasis meningkatkan risiko infeksi di paru-paru, yang akan membuat bronkus semakin meradang dan melebar. Kedua hal ini terjadi secara berputar dan berulang, sehingga kerusakan pada bronkus dan paru-paru semakin parah.

Penyakit jaringan ikat
Beberapa penyakit dapat menyebabkan peradangan pada jaringan ikat di seluruh tubuh, termasuk di dalam bronkus, antara lain :

  • Radang sendi
  • Sindrom Sjogren
  • Kolitis ulseratif
  • Penyakit Crohn

Alergic bronchopulmonary aspergillosis (ABPA). Pasien dengan penyakit ini memiliki alergi terhadap jamur Aspergillus yang aktif menghilangkan spora. Jika seorang penderita ABPA menghembuskan spora Aspergillus, spora dapat memicu reaksi alergi dan peradangan, yang kemudian menyebabkan bronkiektasis.

Cystis fibrosis|
Ini adalah penyakit genetik yang menyebabkan paru-paru terganggu oleh lendir lendir. Cairan mukosa hadir di paru-paru dapat menjadi tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
COPD adalah kelas penyakit paru progresif yang menyebabkan kesulitan bernapas pada penderitanya karena kerusakan pada alveoli dan bronkus. Contoh penyakit yang diklasifikasikan sebagai COPD adalah emfisema kronis dan bronkitis.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian