Antipsikotik Pada Jangka Panjang Ketahuilah Penanganannya

Spread the love

Antipsikotik Pada Jangka Panjang Ketahuilah Penanganannya

Antipsikotik adalah kelas obat yang digunakan dalam pengobatan gangguan mental untuk mengontrol dan mengurangi gejala. Dokter dapat mengelola obat-obatan ini untuk pasien dengan gangguan bipolar, skizofrenia, gangguan kecemasan, atau depresi. Antipsikotik Pada Jangka Panjang Ketahuilah Penanganannya!

Dengan obat antipsikotik, gejala keyakinan yang salah dan tidak realistis (delusional atau delusional) mengalami pengalaman yang tidak nyata.

Indra mendengar suara tanpa orang yang berbicara (halusinasi), kecemasan dan kecemasan yang berlebihan, sehingga menghasilkan pembicaraan.

Ketahuilah Manfaat Antipsikotik Pada Tubuh

Di otak kita, ada salah satu zat neurotransmitter yang disebut dopamine. Jika dopamin terlalu aktif, maka kita mungkin mengalami halusinasi, delusi, dan gangguan mental.

Selain itu, dopamin juga berperan dalam mengendalikan pergerakan otot. Dalam mengobati gejala psikosis, obat antipsikotik bekerja dengan mempengaruhi dopamin.

Efek Samping Antipsikotik
Antipsikotik tidak dapat menyembuhkan penyakit mental. Namun, obat ini dapat membantu mengendalikan gejala yang muncul atau mengurangi keparahan.

Antipsikotik adalah obat yang harus digunakan berdasarkan resep dokter. Obat-obatan ini tersedia dalam bentuk tablet, sirup, atau suntikan.

Sebelum menggunakan obat antipsikotik, lakukan pemeriksaan fisik, tes darah, dan EKG jantung untuk memastikan kondisi kesehatan.

Selain itu, berhati-hatilah jika seseorang menderita hati, paru-paru, ginjal, jantung, diabetes, penyakit Parkinson, epilepsi, depresi, prostat, glaukoma, atau gangguan darah.

Saat menjalani perawatan dengan obat antipsikotik, hindari minuman beralkohol yang dapat meningkatkan efek mengantuk ketika mngkonsumsinya.

Jenis Antipsikotik
Obat ini mampu menghambat dopamin dengan sangat kuat. Namun demikian, obat ini memiliki efek samping yang signifikan pada otot dan saraf, seperti gejala yang mirip dengan penyakit Parkinson. Munculnya gerakan tubuh secara tidak sengaja.

Sedangkan antipsikotik atipikal adalah obat generasi baru atau generasi kedua. Obat ini memiliki efek samping pada otot dan saraf dari antipsikotik.

Tetapi cenderung mengarah pada penambahan berat badan dan gangguan seksual. Obat antipsikotik atipikal juga dianggap menyebabkan diabetes. Contoh obat antipsikotik atipiprazol, clozapine, olanzapine, quetiapine, dan risperidone.

Inilah beberapa masalah dari obat-obat ini yang harusnya dengan seizin dokter dan tidak boleh sembarangan mengkonsumsinya dengan dosis lebih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian