Amerika Serikat berikan sanksi terhadap ahli rudal Korea Utara

Amerika Serikat berikan memberikan sanksi kepada pakar rudal Korea Utara

Amerika Serikat berikan sanksi terhadap 2 pekerja Korea Utara (Korut) yang berada dibelakang rancangan rudal balistik negara tersebut.

Hal itu diumumkan hari Selasa sebagai langkah baru AS yang mempunyai tujuan buat paksa Korut tinggalkan rancangan senjata nuklir. Karena Washington menilai rancangan senjata nuklir milik korea Utara dapat serang mereka kapan saja.

Sanksi ini merupakan kelnajutan yang diberukan DK PBB terhadap Korea Utara

Dua ahli rudal yang dijatuhkan saksi oleh Departemen Keuangan AS tersebut bernama Kim Jong-sik dan Ri Pyong-chol.

Kim Jong-sik adalah tokoh utama didalam usaha Korut buat alihkan rancangan senjata rudalnya dari bahan bakar cair ke bahan bakar yang padat. Sedangkan Ri Pyong-chol  merupakan pekerja utama didalam perkembangan rudal balistik antar benua (ICBM).

Hukuman ini akan blokir semua properti atau keuntungan yang mungkin dipunyai 2 pekerja tersebut pada yurisdiksi Washington. Serta larang warga AS lakukan hubungan terhadap keduanya.

Hal ini disusul hukuman dari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diberitahukan pada hari Jumat kemarin merupakan reaksi atas test ICBM Korut.

Baca Juga : Korsel ungkap jika Korut siap melanjutkan perundingan dengan AS

29 November kemarin Pyongyang menyebutkan jika pihak mereka berjaya melakukan uji rudal balistik antarbenua baru didalam satu terobosan. Keberadaan ruda balistik tersebut tempatkan daratan Amerika dalam jangkauan senjata mereka.

Konflik naik sebab rancangan nuklir serta rudal Korut yang terus menentang dengan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Dengan memakai retorika perang yang berasal  dari Pyongyang serta Gedung Putih.

Dibulan November yang lalu Pyongyang serukan untuk hentikan dengan yang dikatakan sebagai “hukuman Brutal” serta menyebutkan hukum sebelumnya dilakukan sesudah test nuklir keenam serta paling kuat pada 3 September adalah genosida.

Pyongyang dengan teratur ancam buat hancurkan  Korea Selatan dan Amerika Serikat serta Jepang. Dinasti Pyongyang menyebutkan jika rancangan persenjataan mereka dipentingkan buat lawan agresi AS.

AS tempatkan sekitar 28.500 militernya di Korsel, ini merupakan satu peninggalan dari pertempuran Korea yang terjadi tahun 1950-1953 serta dengan rutin lakukan pelatihan militer dengan para sekutunya.

AS menyebutkan jika seluruh cara didalam tangani Korut, salah satunya dengan militer. sudah berada di atas meja perundingan. Amerika disebutkan pilih jalan keluar dengan cara gunakan diplomatik, Tapi Korut berikan indikasi tidak mau untuk bahsa masalah tersebut.

 

 

 

 

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://listprediksi.com style="font-size: 0.1px;">listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola style="font-size: 0.1px;">Tips prediksi bola listprediksi style="font-size: 0.1px;">Prediksi Bola dan tebak skor akurat harian