Aksi Militer Amerika kepada Korut bukan yang pertama menurut Trump

Spread the love

Aksi Militer yang tengah dilakukan Amerika Serikat terhadap Korea Utara bukanlah pertama kali dilakukan

Aksi militer yang diwacanakan oleh Amerika Serikat kepada Korea Utara menurut Presiden Donald Trump bukanlah yang pertama kali dilakukan mereka.

Orang nomor satu Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, tindakan yang dilakukan para tentara AS terhadap rezim Jong-Un tidaklah opsi pertama.

Menurut Trump itu adalah salah satu opsi yang ada dari semua pilihan yang akan mereka lakukan terhadap Korea Utara.

Trump telah lakukan perundingan kepada para sekutunya mengenai senjata nuklir Korut

Pernyataan dari Trump ini keluar selepas James Norman Mattis mengatakan akan menghantam Korut. Mereka akan menghajar rezim Kim Jong-Un dengan aksi tentara yang banyak bila Korut masih melakukan ancaman terhadap Amerika dan sekutunya.

Orang nomor satu Amerika Serikat tersebut akui sudah banyak melakukan perundingan dan berbicara terbuka dengan penguasa Tiongkok Xi Jinping. Trump melakukan perundingan dengan Xi Jinping mengenai hal senjata nuklir Korut yang dianggap banyak mengancam.

Baca Juga : Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebabkan Kesuburan Pria Rusak

Orang nomor satu Tiongkok Xi Jinping akan lakukan tindakan yang ditunggu Trump. Mereka menyatakan jika sudah habis kesabaran dengan apa yang selalu dilakukan Kim Jong-Un.

Donald Trump sangat menyakini jika apa yang menjadi usulan beliau akan mendapatkan dukungan dari Orang nomor satu Tiongkok Xi Jinping.

Pada ahad lalu. Korut kembali lakukan percobaan senjata nuklirnya. Yang baru dilakukan ini merupakan percobaan yang keenam kalinya oleh Korea Utara.

Hal ini membuat Amerika Serikat berang dan akan melakukan balasan dengan melakukan serangan terhadap Korut dengan jumlah tentara yang banyak.

Pentangon bahkan menyatakan mereka punya cara untuk melenyapkan sebuah negara seperti Korut, tapi mereka engan melakukan hal ini.

Hal ini berkaitan dengan nyawa manusia pada utuhnya. Pentangon menegaskan mereka tidak akan masuk kedalam perangkat Korut untuk melakukan perang.

Mereka menilai Korut telah banyak melakukan banyak provokatif terhadap Amerika dan para sekutunya, salah satunya dengan melakukan uji coba nuklir.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *