Afrika Selatan heboh adanya warga konsumsi daging manusia, seram!!!

Spread the love

Warga di Afrika Selatan konsumsi daging manusia yang diperoleh dari dukun

Atas pengakuan seorang dukun di pengadilan diketahui jika lebih dari 700 orang terbukti mengonsumsi daging manusia di Afrika Selatan.

Estcourt, sebuah kota di Afrika Selatan kini menjadi sorotan dunia internasional ketika seorang dukun kanibal serahkan diri ke balai polisi.

Dukun tersebut datang dengan membawa bukti kejahatannya yaitu potongan dari kaki dan tangan korbannya dan diserahkan kepada pihak berwajib.

Dalam pengakuannya dukun tersebut mengatakan jika dia sudah bosan atau muak konsumsi daging manusia, maka dengan ini menyerahkan diri.

Selain dukun tersebut, ada 3 orang lainnya yang ikut tertangkap terkait kasus ini dengan tuduhan pembunuhan serta memiliki organ manusia.

Berikut nama pelaku yang rilis pihak kepolisian, Lungisani Magubane(30), Lindokhule Masondo(32), Sthembiso Sithole(31),  dan yang terakhir Nino Mbatha(32/dukun).

Baca Juga : Waspada angin duduk

Selain serahkan diri, pelaku juga mengajak petugas berwajib menuju kawasan ( Midlands KwaZulu-Natal) dimana terdapat banyak mayat ditemukan.

Polisi menduga semua mayat yang ditemukan merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan ke 4 pelaku secara sadis dan keji.

Bukan hanya memperkosa dan membunuh, tapi semua mayat di potong (mutilasi) untuk dikonsumsi secara ramai-ramai.

Salah satu anggota dewan setempat mengadakan perjumpaan dengan menghadirkan ke 4 pelaku beserta 700 orang di satu tempat. 

300 dari 700 orang mengakui telah memakan daging yang diberikan dukun tersebut.

Anggota dewan tersebut menyatakan apa yang terjadi dilingkungan tersebut adalah kejadian yang sangat sadis, keji dan tidak berprikemanusiaan.

Ke 4 pelaku saat ini ditahan dan akan menghadiri sidang pada tanggal 28 Agustus 2017.

Sebelumnya dukun tersebut pernah hendak dikeroyok oleh warga setempat, namun berhasil menyelamatkan diri.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *